Merbabu, dolan sekalian berkarya

Setelah sekian lama tak menulis lagi, masih teringat memori tentang gunung-gunung yang selalu membuatku ingin kembali. Salah satunya ini gunung merbabu yang memberikan kenangan.
Sebenarnya saya tak lebih berkali-kali seperti kawan-kawan palmae yang selalu mendaki gunung ini. Merbabu, dimana wilayahnya berada di perbatasan kab. magelang, kab. semarang dan salatiga.

Oke ternyata saya menyimpan cerita ini lebih dari 5 bulan karena lupa tak dilanjutkan. Sudah lupa juga ceritanya sih tapi yang pasti waktu itu kami berlima kalau tak salah. Ada bro adhani,seto, sultan, terbit. mereka para geek gunung.

Yah berangkat dari jogja seperti biasanya kalau mendaki, tapi kali itu bawa misi sih, bikin video clip untuk perkenalan, sempat konsepnya adventorious banget lah disempet-sempetin pinjem motor trail (tapi mantaps memang buat perjalanan itu motor trail bundling pasaran yg sering keliatan tuh di kota-kota, ternyata lumayan siplah buat ngetrek dikit cuma kaki-kakinya aja yang kurang gahar dan nge-blaarrr…lho kok malah bahas motornya tep blognya adhani yg terbaik)

Oke, start di pos pendakian via selo, kami setelah mengurus administrasi mbayar-mbayar dan ngeteh-ngeteh persiapan dimulai, segala gear di cek ulang dan apa yang terjadi, headlamp saya yang ditaruh dimeja raib tak lebih dari lima menit, celingak celinguk cari di dalem tas, cari lagi di saku tak ada, saya pun bertanya pada seto, dia pun tak melihatnya, cuma yah disekeliling kami ada beberapa pendaki lain. Sempat tak enak hati, masa’ sih ya bakal diambil sama pendaki lain, tega nian, malah tak sampai hati untuk menanyakan. Lalu setelah disupport mepet butuh ya tetep ditanyain, eh bener deh kebawa rombongan sekitar, yah paling karena headlamp pasaran ya jadi banyak yg ngira itu punyanya. hahaha positif thinking lah semuanya kan saudara masa iya sih sesama pendaki saling tikung, Eh.

Lanjut perjalanan dimulai, apa yang terjadi, salah ambil jalur, sebut saja jalur babi, padahal ya waktu itu malam dan kurang jelas, mengikuti kontur naik ternyata itu lewat jalur yang curam, jalur utamanya sempat ada turunan sedikit yang melewati daerah “tikungan macan” (nama tikungan nya macan) karena insting naik gunung kan jalannya naik nah ambil jalur yang naik eh seperti jalur babi tapi ya emang itu juga jalan sih kalau siang sepertinya viewnya bagus ya selama jalan itu sempat ragu-ragu apakah mau balik atau tidak. Strateginya akhirnya kami kesepakatan batas maksimal berjalan sampai pukul 1 dini hari ketemu jalur utama atau tidak nanti jam segitu berhenti dan ngecamp. Angin berhembus cukup kencang, saya masih saja memakai kaos tanpa jaket dan teman-teman sudah pakai jaket saya mulai merinding dan tetap jalan akhirnya ternyata tembus ke jalur dekat watu tulis. akhirnya kami camp disana karena tenaga sudah terkuras gara-gara terlalu semangat cari jalan yang curam.

Tenda didirikan, tidurlah kami sampai pagi dan melewatkan sunrise hahaha tapi alhamdulillah pemandangannya keren sumpah. Kamera siapkan, lalu take video disini. di bukit sebelum pos 3 itu..selesai adegan nya, lanjut ngopi-ngopi dulu, dilanjut sarapan. Persiapan ambil video untuk ke puncak, cuma berdua yang berangkat, saya dan sultan. Perjalanan ini sungguh berat bawa kamera tapi yang di take orang sedikit. Ya tak apalah yang penting action saja. Ternyata oh ternyata selama kami berjalan ke puncak ya itu mereka asyik bermain truff. Siapa yang tega coba?

Melewati sabana 1-sabana 2 hingga puncak kenteng songo yah itu salah satu petualangan bersama palmae, selalu ada saja yang terkenang. Keep search for the limit lah.

Ngomong-ngomong kamera mana gambarnya? ini videonya, setelah lomba editing, selamat deh sang editor mas aal nih karya editornya, makasih banget buat seto, sultan, adhanihoree dan terbit yang sudah nemeni jalan-jalan sambil berkarya.

Btw kalau mau cari referensi pendakian
ini nih pengalamannya mas adhani cek dimari
http://adhanihoree.wordpress.com/2011/12/30/pendakian-merbabu-kembali-lagi-setelah-4-tahun-yang-lalu-part-i/

Iklan

3 thoughts on “Merbabu, dolan sekalian berkarya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s